PENGABDIAN DAN DEDIKASI “AYEUK ”

Anita, SKM, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar) menjemput langsung pasien ODP bersama PSC 119.
Anita, SKM, M.Kes (Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar) menjemput langsung pasien ODP bersama PSC 119.

Anita Lahir pada tanggal 4 Mei 1974 Di Samahani ,Aceh Besar. Ibu dari 3 orang anak kini menjadi sosok yang berpengaruh dalam menangani perosalan kesehatan di Aceh Besar. Wanita yang di kenal gigih dan ulet ini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar. Sebelumnya, Anita juga pernah menjadi kepala Dinas kesehatan di tahun 2015-2018, sebelum. Pengalaman dalam dunia birokrasi sudah di laluinya sekitar 27 tahunan, mulai dari Bidan desa di tahun 1993, direktur rumah sakit tahun 2015 serta pernah memimpin Dinas Arsip Aceh Besar selama 2 tahun, hingga kembali  lagi sebagai kepala dinas kesehatan Aceh besar di awal tahun 2020.

Sosialisasi Protokol kesehatan di Pasir Putih bersama TP PKK Aceh (1/11/2020)

Wanita yang kerap disapa “ayeuk” oleh rekan rekannya adalah lulusan Magister Kesehatan Di Universitas Sumatera Utara pada tahun 2004. Sebelum masuk dalam dunia birokrasi, Anita juga sempat menjadi tenaga pengajar di beberapa perguruan tinggi dan Universitas yang ada di Aceh.

Anita adalah salah satu kepala dinas yang dianggap mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah Aceh Besar. Ini di buktikan saat bupati Aceh Besar, Mawardi Ali mendapata penghargaan sebagai satu satunya daerah dari Provinsi Aceh yang menerima penghargaan peringatan hari kesehatan nasional oleh dr. Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan. Penghargaan tersebut sesuai dengan Keputusan Menkes Republik Indonesia No.HK.01.07/Menkes/6629/2020 tentang penganugerahan Tanda Penghargaan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu) tahun 2020. 

Pencapaian itu sebagai salah satu pengabdian Anita dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di Kabupaten Aceh Besar. Program-program yang dirumuskan dinas kesehatan dalam menyelesaikan persoalan kesehatan di Aceh Besar dianggap begitu mujur. Salah satunya, penambahan 2 dokter ke Pulau Aceh. Pulau Aceh menjadi salah satu daerah di Aceh Besar yang terbilang sulit dalam akses pelayanan publik, termasuk masalah kesehatan. Demi memberikan pelayanan yang layak bagi masayarakat Pulo Aceh, Anita mengirim2 dokter tambahan yang di tempatkan di Puskesmas agar layanan kesehatan masyarakat terpenuhi dengan baik. Dalam waktu dekat ini, Anita juga berkeinginan untuk memberikan layanan kesehatan berupa 1 unit Ambulance Laut untuk penyebrangan darurat bagi pasien yang harus dirujuk ke rumah sakit umum.

 

IMG20200622110135
Anita, SKM, M.Kes turun Langsung memberikan pemahaman mengenai program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (p4k) pada ibu hamil di (Pulo Breuh) Kecamatan Pulo Aceh (21/6/2020)

Dalam masa covid 19, kegigihan Anita dalam menyelesaikan persoalan Covid 19 mesti di apresiasi, mengapa tidak. Pada bulan Maret saat Covid 19 mulai masif terjadi di Aceh Besar dan di saat hampir seluruh lini sektor mengalami kemunduran, Anita dengan semangat dan keyakinannya  mampu menekan angka penularan Covid 19 di Aceh Besar secara signifikan. Menurut data Pemkab Aceh Besar per 28 Desember 2020, tidak satupun orang tekonfirmasi positif Covid 19, padahal pada bulan Agustus lalu sekitar puluhan orang terkonfirmasi positif Covid 19 perharinya. Bahkan, salah satu pegawai di dinas kesehatan Aceh Besar mengungkapkan selama pandemi melanda Aceh Besar “Ayeuk (panggilan Anita) hampir tidak pernah istirahat apalagi tidur, mungkin hanya 2 jam sehari meluangkan waktu untuk istirahat, selebihnya langsung turun lapangan untuk bekerja menangani kasus Covid di Aceh Besar”.

Program yang dicanangkan oleh dinas kesehatan dan pemerintah Aceh Besar dalam penanganan Covid di kategorikan efektif. Metode yang diterapkan Anita mulai dari desa hingga ke tingkat Kabupaten. Misalnya, melakukan Capacity Building untuk seluruh Puskesmas terkait penanganan Covid, menyediakan rumah isolasi khusus bagi warga yang positif Covid di beberapa titik di kabupaten Aceh Besar, melakukan swab test gratis untuk 2000 masyarakat Aceh Besar, memberikan rapid test untuk 100 anak dayah (pesantren), hingga meminta semua khatib jumat agar menyampaikan informasi tentang bahaya Covid kepada masyarakat dan masih banyak program program yang dijalankan bersama pemerintah Aceh Besar untuk menyeleasaikan masalah Covid 19 di Aceh Besar.

Saat ini kegiatan masyarakat di Aceh Besar sudah terbilang normal, dan baru baru ini Anita juga di undang ke salah satu stasuin Tv Nasional untuk membahas kesiapan Kabupaten  Aceh Besar menuju PBM (Proses Belajar Mengajar) secara tatap muka di tahun 2021. Dalam kesempatan itu Anita menjelaskan kesiapan Dinas Kesahatan untuk mendukung PBM secara tatap muka dengan mengunjungi sekolah-sekolah secara berkala, hingga mempersiapkan asupan vitamin untuk seluruh siswa/i dan guru sekolah.

Diluar itu, kepribadian Anita yang dikenal peduli dan intuitif sering kali tergerak untuk membantu warga yang membutuhkan bantuan.  Ayeuk (sapaan Anita) pernah menginisiasi penjemputan salah satu penderita kanker oleh tim PSC 119 (Public Safety Center) di Desa Teubang Phui, Kecamatan Montasik, Kabupaten Aceh Besar, untuk di rujuk ke RSUDZA. Mengetahui kondisi warga yang sangat lemah dan membutuhkan perawatan khusus, Anita mengarahkan TIM PSC untuk segara menjemput warga penderita kanker tersebut agar segera di tangani secara intensif oleh pihak RSUDZA.  Saat proses penjemputan Anita turun langsung ke lokasi dan turut hadir anggota DPRK  Aceh Besar serta pemuda setempat.

IMG20200616123725
berbincang dengan salah satu pasien mengenai pelayanan selama ini di Puskesmas Lhoong (16/6/2020)

Tentu, upaya Anita dalam memperbaiki taraf hiduf sehat masyarakat Aceh Besar di barengi dukungan penuh dari Mawardi Ali sebagai Bupati Aceh Besar.  Dukungan dan sinergitas yang dibangun demi memberikan pelayanan penuh kepada seluruh masyarakat Aceh Besar, tidak lain agar hak hak masyarakat  terpenuhi , khususnya di bidang kesehatan.  Meskipun demikian dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan tidak menjadi sebuah kebenaran tunggal, tetap ada pihak setuju dan tidak setuju terkait pengambilan kebijakan. Namun, Anita telah melakukan pengabdian itu selama bertahun-tahun dan memperlihatkan apa yang telah dilakuan dan berikan untuk warga dan orang sekitar dengan jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Aceh Besar.

Editor : Dinkes Aceh Besar

Related Posts